Konten Grabing Di Mata Google Bagian 2

Tulisan ini adalah lanjutan dari bagian 1.

Mengapa google sangat tidak suka dengan jenis situs web dengan konten grabing?

Kenapa google berusaha untuk membersihkan halaman pencariannya dari konten-konten berkualitas rendah?

Barangkali setiap orang yang menggunakan mesin pencari google bisa menjawab pertanyaan ini. Ya, tidak perlu mencari tahu alasan mengapa google melakukan itu.

Ketika user membutuhkan suatu informasi, kemudian alam bawah sadar langsung memerintahkan kita untuk bertanya kepada mbah google. Sebutan untuk mesin pencari google karena dia mengetahui informasi apa saja yang dibutuhkan, layaknya “orang pintar”.

Saat kita mengetikan kata kunci pada kolom pencarian google, maka dengan hitungan detik ratusan, ribuan, bahkan jutaan hingga miliaran informasi akan tersaji.

Informasi tersebut pastilah sangat penting dan berharap akan menjadi solusi.

Lalu apa jadinya ketika halaman google menampilkan informasi yang sama semua. Dari urutan satu hingga urutan sepuluh. Juga dari halaman satu dan ratusan halaman lainnya?

Pasti user akan sangat kecewa, pasti kesel, dan ujung-ujungnya menilai bahwa google hanya di penuhi dengan informasi ‘sampah’ yang tidak kaya akan informasi yang original.

Jika semakin hari semakin banyak penggunanya merasa kecewa dan tidak percaya lagi dengan google, maka keniscayaan akan terjadi, orang akan tidak mau lagi memaka jasa mesin pencari google.

Tidak perlu mencari tahu alasan mengapa google harus membersihkan konten berkuitas rendah, kita sebagai user dengan logiak sederhan sudah mendapat jawabannya.

Tentu google tidak ingin produk mesin pencarinya yang membawa kesuksesan dan nama besar mereka tercoreng. Maka mereka harus bertindak tegas kepada siapun (situs web) yang melanggar aturan mereka.

Published by:

sandy ramadian

Internet telah menjadi bagian dari hidupnya. Salah satu impiannya adalah memiliki perpustakaan pribadi dengan aneka ragam judul buku. Terutama buku agama, pengembangan diri, teknologi, internet, sastra, sejarah, dan biografi. Sedangkan olah raga beladiri adalah salah satu olah raga favorit. Namun hanya sebagai olah raga favorit, kendati hingga saat ini ia tidak melakukannya.

Kategori CatatanMeninggalkan komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s